Sabtu, 09 Juni 2012

 Psikodiagnostik, interviewee vs interviewer
            Pada uraian kali ini, saya akan menyinggung beberapa teknik dasar dalam melakukan interview, baik yang mewawancarai dan diwawancarai. Teknik tersebut saya sharing berdasarkan observasi mata kuliah psikodiagnostik hari senin 4 Juni 2012. Dari interviewer:
·         Bukalah percakapan dengan ramah kepada interviewee, berguna agar si interviewee tidak merasa ada tekanan dalam percakapan, memberikan rasa nyaman, dan dapat memberikan informasi keterangan dirinya yang relevan dan akurat.
·         Dalam mewawancari, sebaiknya interviewer menggunakan pakem yang tepat dalam opening, content, dan closing. Penggunaan ketiganya tersebut sangat berpengaruh terhadap data yang di dapat dari interviewee, dan formulasi dan formatnya tidak kaku, artinya masing-masing ahli interviewer berbeda dalam penerapannya.
·         Gali terus percakapan yang mendalam tentang data interviewee, latar belakangnya, dan lain-lain, sehingga interviewer dalam melakukan proses rekrutmen ini tidak terkecoh atas pertemuan awal yang berkesan dari interviewee.
·         Bila tidak cukup dari wawancara, bisa ditambah dengan proses rangkaian tes bertahap, misal, bisa berupa tes intelegensi, kepribadian, minat bakat, ataupun motivasi berprestasi.
Ada pun teknik interviewee dalam suatu wawancara adalah:
·         Berikan data diri yang akurat, jujur, dan apa adanya.
·         Dalam CV, berikan keterangan yang selengkap-lengkapnya (seperlunnya, yang terpenting) sehingga memudahkan staff personalia dalam memahami data diri anda.
·         Kontrol diri anda, agar tidak terlalu tegang dan stress dalam tahap wawancara, misal, minum air putih secukupnya. Sehingga anda bisa memberikan data diri dengan nyaman, kompleks dan luas cakupannya.
·         Tanyakan kepada interviewer tentang kepastian diterima atau tidaknya. Jangan sampai kita hanya membuang-buang waktu menunggu kepastian hasil seleksi, tetapi pihak staff personalia tidak memberi kejelasan yang pasti (terkadang calon pelamar diminta menunggu sekitar 2-3 minggu untuk mengetahui hasil).
Sekian hasil observasi saya, karena interviewer dan interviewee itu penting dalam suatu proses seleksi dalam penerimaan karyawan baru dalam suatu instansi ata pun mahasiswa baru, maka saya mendoakan semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua ke depannya. Wassalamualaikum...wr..wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar