Psikodiagnostik, interviewee vs interviewer
Pada uraian kali ini, saya akan menyinggung beberapa
teknik dasar dalam melakukan interview, baik yang mewawancarai dan
diwawancarai. Teknik tersebut saya sharing berdasarkan observasi mata kuliah psikodiagnostik
hari senin 4 Juni 2012. Dari interviewer:
·
Bukalah percakapan dengan ramah kepada
interviewee, berguna agar si interviewee tidak merasa ada tekanan dalam
percakapan, memberikan rasa nyaman, dan dapat memberikan informasi keterangan
dirinya yang relevan dan akurat.
·
Dalam mewawancari, sebaiknya interviewer
menggunakan pakem yang tepat dalam opening, content, dan closing. Penggunaan
ketiganya tersebut sangat berpengaruh terhadap data yang di dapat dari
interviewee, dan formulasi dan formatnya tidak kaku, artinya masing-masing ahli
interviewer berbeda dalam penerapannya.
·
Gali terus percakapan yang mendalam
tentang data interviewee, latar belakangnya, dan lain-lain, sehingga
interviewer dalam melakukan proses rekrutmen ini tidak terkecoh atas pertemuan
awal yang berkesan dari interviewee.
·
Bila tidak cukup dari wawancara, bisa
ditambah dengan proses rangkaian tes bertahap, misal, bisa berupa tes
intelegensi, kepribadian, minat bakat, ataupun motivasi berprestasi.
Ada pun teknik
interviewee dalam suatu wawancara adalah:
·
Berikan data diri yang akurat, jujur,
dan apa adanya.
·
Dalam CV, berikan keterangan yang
selengkap-lengkapnya (seperlunnya, yang terpenting) sehingga memudahkan staff
personalia dalam memahami data diri anda.
·
Kontrol diri anda, agar tidak terlalu
tegang dan stress dalam tahap wawancara, misal, minum air putih secukupnya.
Sehingga anda bisa memberikan data diri dengan nyaman, kompleks dan luas
cakupannya.
·
Tanyakan kepada interviewer tentang
kepastian diterima atau tidaknya. Jangan sampai kita hanya membuang-buang waktu
menunggu kepastian hasil seleksi, tetapi pihak staff personalia tidak memberi
kejelasan yang pasti (terkadang calon pelamar diminta menunggu sekitar 2-3
minggu untuk mengetahui hasil).
Sekian
hasil observasi saya, karena interviewer dan interviewee itu penting dalam
suatu proses seleksi dalam penerimaan karyawan baru dalam suatu instansi ata
pun mahasiswa baru, maka saya mendoakan semoga uraian ini bermanfaat untuk kita
semua ke depannya. Wassalamualaikum...wr..wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar