Nama : taufiq buchori
Di zaman yang makin kompleks dan modern ini, sebagian
masyarakat hanyut dalam hegemoni globalisasi dengan warna pengetahuan dan
teknologi yang semakin maju. Dari masyarakat kelas bawah, menengah, hingga atas
larut dalam arus iptek, hal ini menjadikan budaya konformitas masyarakat yang cikal
bakal hilang jati dirinya. Namun, apakah semua dampak positif iptek berpengaruh
signifikan terhadap kehidupan setiap individu di setiap lapisan masyarakat? Renungkan
sejenak, apakah orang tunarungu dapat menikmati MP4 atau MP3layaknya
individu-individu normal lainnya? 1 dari sekian banyak pertanyaan mengenai
gambaran populasi khusus dengan serba keterbatasan. Populasi khusus dapat di
definisikan sebagai bagian atau kelompok individu-individu yang mengalami
hambatan dalam aktivitas sehari-hari karena ada fungsi fisik atau psikis yang
hendaya. Dalam kehidupan seharinya, kita lebih mengenal sebagai anak
berkebutuhan kusus. Kita sering menjumpai kasus-kasus seperti ini dalam
kehidupan keseharian. Anak yang sangat cerdas pun dikatakan berkebutuhan khusus,
karena dalam hal ini, anak tersebut harus mendapat perhatian lebih oleh
lingkungan terdekatnya, misalnya orang tua dan guru. Anak cerdas dalam
mendapatkan metode pembelajarannya harus tepat dan efisien, dan seharusnya
dipisahkan dari kelas biasa atau cenderung kemampuan mayoritas siswanya dibawah
rata-rata. Masuk kelas VIP atau khusus adalah pilihan tepat, guna merangsang kemampuan
otak anak yang cerdas, dan gaya belajar yang tepat oleh tutor yang kompeten,
maka hasilnya anak cerdas dapat berkembang lebih baik, terarah, sesuai
kapasitas si anak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar